Dapur

Estimasi Biaya Bangun Dapur Sederhana di Rumah

Rincian komponen biaya bangun dapur sederhana, mulai dari keramik, meja dapur, plester, cat, listrik, air, sampai upah tukang.

Komponen biaya dapur sederhana

Membangun dapur sederhana biasanya melibatkan pekerjaan lantai, dinding, meja dapur, instalasi air, instalasi listrik, cat, dan kadang plafon. Jika dapur dibuat dari nol, biaya pondasi ringan dan dinding juga perlu dihitung.

Untuk dapur renovasi, item yang sering muncul adalah bongkar keramik lama, buang puing, perbaikan pipa, pemasangan keramik backsplash, serta perapihan meja kompor dan sink.

Cara membuat estimasi awal

Mulai dari ukuran dapur, lalu pisahkan pekerjaan lantai, dinding, meja, plumbing, listrik, dan finishing. Hitung tiap item berdasarkan luas atau jumlah titik agar tidak semua biaya digabung kasar.

Jika belum punya RAB, gunakan estimator biaya renovasi untuk membuat batas anggaran awal, lalu tambahkan cadangan 10–20%.

Tips agar biaya tidak membengkak

Tentukan posisi sink, kompor, stop kontak, dan jalur air sejak awal. Perubahan titik pipa atau listrik setelah pekerjaan berjalan bisa membuat biaya bertambah.

Pilih material yang mudah dibersihkan untuk area basah dan berminyak, terutama keramik dinding dan permukaan meja dapur.

Gunakan kalkulator di bawah untuk mencoba hitungan sesuai data rumah Anda.
🏗️Gratis

Simulasi

Estimator Biaya Renovasi

Estimasi cepat biaya renovasi berdasarkan luas area dan harga pekerjaan per meter.

Rumus sederhana

Luas pekerjaan × harga per m² + cadangan biaya

Isi Data

Kosongkan dan isi ulang angka sesuai ukuran rumah. Klik Hitung Hasil setelah selesai.

Hasil awal memakai contoh angka.

Hasil estimasi

Rp 4.830.000

estimasi biaya

Biaya dasar: Rp 4.200.000
Cadangan: 15%
Harga per m²: Rp 350.000

Harga renovasi sangat tergantung kota, kualitas material, akses lokasi, dan sistem borongan/harian.