Carport

Estimasi Biaya Lantai Carport Rumah

Panduan menghitung biaya lantai carport dari luas area, tebal cor, keramik atau batu sikat, drainase, dan cadangan material.

Carport membutuhkan lantai yang kuat

Lantai carport menahan beban kendaraan, sehingga tidak bisa disamakan dengan lantai teras biasa. Tebal cor, pemadatan tanah, kemiringan air, dan finishing permukaan perlu diperhatikan.

Pilihan finishing bisa berupa keramik outdoor, batu sikat, beton ekspos, atau paving. Masing-masing punya biaya dan perawatan berbeda.

Cara menghitung kebutuhan awal

Ukur panjang dan lebar area carport, lalu tentukan tebal cor. Dari sini bisa dihitung volume beton dan kebutuhan semen awal.

Jika memakai keramik outdoor atau batu sikat, hitung juga luas finishing dan tambahkan cadangan untuk potongan.

Jangan lupa drainase

Carport harus punya kemiringan air yang baik agar tidak menggenang. Biaya saluran air atau grill drain bisa perlu dimasukkan ke anggaran.

Jika area sering dilewati mobil, pilih finishing anti slip dan kuat terhadap tekanan ban.

Gunakan kalkulator di bawah untuk mencoba hitungan sesuai data rumah Anda.
🧱Gratis

Simulasi

Kalkulator Semen Lantai

Hitung kira-kira berapa sak semen yang habis untuk cor/rabat lantai sederhana.

Rumus sederhana

Panjang × lebar × tebal lantai, lalu dikali kebutuhan semen per m³

Isi Data

Kosongkan dan isi ulang angka sesuai ukuran rumah. Klik Hitung Hasil setelah selesai.

Hasil awal memakai contoh angka.

Hasil estimasi

6 sak

sak semen

Luas lantai: 12.0 m²
Tebal lantai/cor: 5 cm
Volume cor perkiraan: 0.60 m³
Semen dasar: 4.8 sak
Ditambah cadangan 10%
Estimasi harga semen: Rp 390.000

Default 8 sak per m³ adalah asumsi kasar untuk pekerjaan lantai sederhana. Campuran, pasir, split, mutu beton, dan cara kerja tukang bisa membuat kebutuhan berubah.