Waterproofing
Biaya Waterproofing Kamar Mandi dan Cara Menghitungnya
Panduan menghitung kebutuhan waterproofing kamar mandi dari luas lantai, naik dinding, jumlah lapis, daya sebar, dan harga material.
Kenapa waterproofing kamar mandi penting?
Kamar mandi adalah area basah yang paling sering menimbulkan rembesan jika lapisan kedap air tidak dikerjakan rapi. Rembesan bisa merusak plafon bawah, dinding sebelah, cat, dan keramik.
Biaya waterproofing biasanya jauh lebih kecil dibanding biaya memperbaiki kebocoran setelah kamar mandi selesai dipasang keramik.
Cara menghitung kebutuhan waterproofing
Hitung luas lantai kamar mandi, lalu tambahkan area naik dinding di sekeliling ruangan. Area naik dinding umum dipakai 20–30 cm, tetapi area shower bisa dibuat lebih tinggi.
Setelah luas aplikasi diketahui, kalikan jumlah lapis dan bagi dengan daya sebar produk. Tambahkan cadangan karena sudut, pipa, dan floor drain membutuhkan perhatian ekstra.
Tips sebelum aplikasi
Pastikan permukaan bersih, tidak berdebu, dan tidak ada genangan. Bagian sudut lantai-dinding sebaiknya dikerjakan lebih teliti karena sering menjadi titik bocor.
Ikuti waktu kering sesuai petunjuk produk sebelum melakukan tes rendam atau memasang keramik.
Simulasi
Kalkulator Waterproofing Kamar Mandi
Hitung kebutuhan waterproofing kamar mandi berdasarkan luas lantai, naik dinding, daya sebar, dan harga material.
Rumus sederhana
Luas lantai + luas naik dinding, dikali jumlah lapis, lalu dibagi daya sebar
Isi Data
Kosongkan dan isi ulang angka sesuai ukuran rumah. Klik Hitung Hasil setelah selesai.
Hasil awal memakai contoh angka.
Hasil estimasi
3 kemasan
pail/kg waterproofing
Daya sebar waterproofing berbeda antar merek. Untuk area basah, ikuti petunjuk produk dan pastikan sudut/pertemuan dinding tertutup rapi.