Semen

Cara Menghitung Kebutuhan Semen untuk Lantai Rumah

Hitung kebutuhan semen untuk rabat, cor lantai sederhana, atau lantai kerja berdasarkan luas, tebal, campuran, dan cadangan.

Kenapa tebal lantai penting?

Kebutuhan semen lantai sangat dipengaruhi tebal pekerjaan. Lantai kerja tipis, rabat halaman, dan cor lantai garasi punya kebutuhan yang berbeda walaupun luasnya sama.

Semakin tebal cor, semakin besar volume campuran dan semakin banyak semen, pasir, serta batu split yang dibutuhkan.

Rumus estimasi semen lantai

Hitung luas area dari panjang × lebar, lalu kalikan dengan tebal dalam meter untuk mendapatkan volume. Setelah itu kalikan dengan asumsi sak semen per meter kubik.

Tambahkan cadangan 10% untuk susut, tercecer, dan variasi campuran di lapangan.

Catatan untuk pekerjaan struktur

Untuk lantai biasa, estimasi kasar bisa membantu belanja awal. Namun untuk struktur yang menahan beban kendaraan atau bangunan, campuran dan pembesian perlu diperhatikan lebih serius.

Jika ragu, diskusikan mutu beton dengan tukang atau mandor sebelum membeli material.

Gunakan kalkulator di bawah untuk mencoba hitungan sesuai data rumah Anda.
🧱Gratis

Simulasi

Kalkulator Semen Lantai

Hitung kira-kira berapa sak semen yang habis untuk cor/rabat lantai sederhana.

Rumus sederhana

Panjang × lebar × tebal lantai, lalu dikali kebutuhan semen per m³

Isi Data

Kosongkan dan isi ulang angka sesuai ukuran rumah. Klik Hitung Hasil setelah selesai.

Hasil awal memakai contoh angka.

Hasil estimasi

6 sak

sak semen

Luas lantai: 12.0 m²
Tebal lantai/cor: 5 cm
Volume cor perkiraan: 0.60 m³
Semen dasar: 4.8 sak
Ditambah cadangan 10%
Estimasi harga semen: Rp 390.000

Default 8 sak per m³ adalah asumsi kasar untuk pekerjaan lantai sederhana. Campuran, pasir, split, mutu beton, dan cara kerja tukang bisa membuat kebutuhan berubah.